berau  

DISPUSIP BERAU GENJOT MINAT BACA MELALUI DIGITALISASI DAN BERBAGAI KEGIATAN LITERASI

Berau — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Berau terus berinovasi dalam meningkatkan minat baca masyarakat. Salah satu upaya yang sudah berjalan lebih dari empat tahun adalah melalui aplikasi i-Berau, platform digital yang menyediakan koleksi buku elektronik yang bisa diakses kapan saja dan di mana saja menggunakan ponsel, asalkan terhubung dengan jaringan internet.

“Cukup dengan mengunduh aplikasi i-Berau, masyarakat bisa menikmati ribuan buku digital secara mudah,” ujar Kepala Dispusip Berau Yuda Budi Santosa.

Selain i-Berau, Dispusip Berau juga menghadirkan titik baca digital di dalam perpustakaan, yang memungkinkan pengunjung mengakses koleksi buku digital secara langsung. Tak hanya itu, tersedia pula ruang baca digital yang dilengkapi dengan sejumlah laptop. Ruang ini tidak hanya dimanfaatkan untuk membaca, tapi juga digunakan untuk pelatihan-pelatihan terkait literasi dan digitalisasi.

Yudha mengatakan bahwa untuk menarik minat baca lebih luas, Dispusip Berau aktif melakukan kegiatan ke luar dan ke dalam perpustakaan. Kegiatan keluar meliputi pembinaan perpustakaan sekolah dan kampung, pelatihan, bimbingan teknis, hingga sosialisasi Gerakan Nasional Gemar Membaca.

Sementara di dalam perpustakaan, Dispusip Berau rutin menambah dan memperbarui koleksi buku fisik. Tak hanya itu, berbagai lomba literasi juga digelar, seperti lomba bertutur, menulis, resensi buku, pidato tiga bahasa, serta lomba dan akreditasi perpustakaan.

Sebagai bentuk pelestarian budaya lokal, Dispusip juga menerbitkan buku-buku yang memuat konten khas daerah Berau. Kegiatan bedah buku dan seminar pun rutin diadakan untuk memperkuat ekosistem literasi.

Tak ketinggalan, tahun ini Dispusip Berau berencana melakukan redesain interior perpustakaan agar semakin nyaman dan menarik bagi pengunjung. “Kami juga tengah mempersiapkan agenda Bulan Kunjung Perpustakaan sebagai salah satu cara untuk mengajak masyarakat lebih dekat dengan perpustakaan,” tambahnya.

Dengan berbagai upaya tersebut, Dispusip Kabupaten Berau berharap dapat menciptakan masyarakat yang literat, adaptif terhadap digitalisasi, serta menjadikan perpustakaan sebagai pusat pengetahuan dan aktivitas positif.(DM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *