Newscakrawala id || Kediri
Beberapa rekan media di Kediri merasa dianggap sebelah mata,hal ini terlihat saat melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Hal itu berdasarkan pengakuan dari salah satu orang wartawan online mengungkapkan bahwa dirinya saat mengurus pajak kendaraannya harus minta rekomendasi dari anggota satlantas di KB Samsat Kota Kediri, Senin (28/10)
“Saya mendapatkan rekomendasi satu bulan,kendaraan saya bisa di proses bulan depan,dan bpkb nya satu bulan baru bisa diambil,ungkapnya.
Saat itu, ia ktemu salah satu biro jasa di KB Samsat kemudian ia diarahkan lewat kode dengan membayar uang tambahan untuk R2 sebesar Rp.465.000,00 ( empat ratus enam puluh lima ribu rupiah) sedangkan untuk R4 biaya tambahannya senilai Rp 750.000,00 ( Tujuh ratus lima puluh ribu Rupiah ).
Ditempat yang sama, salah satu wartawan Kediri menanggapi keluhan dari teman media,memberikan Pengaduan kepada Kapolrest Kota Kediri melalui WhatsApp untuk dengan menyampaikan fakta yang terjadi di KB Samsat Kota Kediri.
Dalam konfirmasi tersebut terbalas dari Kapolres Kota Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H, S.I.K., M.Si mengatakan
coba diskusikan dulu degan para pemangku hajat di Samsat lalu ngobrol bareng, ketemu aja langsung di kantornya, ujarnya pada Senin (28/10).
“Menurutnya, dari panatauan nya ada segelintir teman media membantu wajib pajak dalam membayar pajaknya di KB Samsat Kota Kediri dan sedikit menerima jasa dalam membantu, namun ada oknum oknum KB Samsat Kota Kediri yang merasa di kurangi pendapatannya,”keluh salah satu wartawan.

” Artinya, ini jelas ada pungli di KB Samsat Kota Kediri, seharusnya ini menjadi perhatian khusus oleh pihak pihak terkait, dan sudah sangat merugikan masyarakat wajib pajak Kota Kediri khususnya.’jelasnya. ( yudi ).












