NEWSCAKRAWALA.ID – Puluhan tahun warga Dusun Barat, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu hanya bisa bermimpi punya jalan mulus. Setiap hari mereka harus melintasi jalan yang berlubang, berbatu, dan berlumpur saat hujan. Tapi hari ini, mimpi itu akhirnya mulai nyata, Selasa (20/10/2026).
Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0826/Pamekasan, jalan sepanjang 320 meter dengan lebar 2,5 meter yang selama ini rusak parah kini mulai diperbaiki. Proses pengerjaan tahap awal berupa pemerataan batu karang sudah berjalan dan menjadi fondasi penting sebelum pengaspalan dilakukan.
Pemandangan yang luar biasa terlihat di lokasi. Bukan hanya prajurit TNI yang bekerja, tetapi emak-emak, bapak-bapak, hingga pemuda desa ikut turun tangan. Mereka memikul batu, meratakan material, dan saling membantu tanpa perintah. Semua bekerja dalam satu irama gotong royong yang kental.
Tidak ada jarak antara seragam loreng dan pakaian warga. Di tengah panas matahari Pademawu, canda tawa terdengar saling bersahutan. Inilah gambaran nyata kemanunggalan TNI dan rakyat yang selama ini hanya terdengar dalam slogan, kini benar-benar terjadi di Desa Jarin.
Kepala Dusun Barat, Karimullah, tidak bisa menyembunyikan rasa harunya. Ia menyebut, jalan ini sudah bertahun-tahun dibiarkan rusak karena tidak pernah tersentuh aspal. Warga harus bersabar, hingga akhirnya TMMD hadir sebagai jawaban atas penantian panjang tersebut.
“Sudah lama tidak diaspal, jalan sudah rusak. Terima kasih kepada Bapak Dandim dan Bapak Kepala Desa Jarin. Impian warga akhirnya terwujud,” ujar Karimullah dengan mata berkaca-kaca saat ditemui di lokasi pengerjaan.
Bagi Karimullah, jalan ini bukan sekadar aspal hitam di atas tanah. Jalan ini adalah urat nadi ekonomi warga. Saat jalan bagus, petani bisa menjual hasil panennya lebih cepat, pedagang bisa melintas dengan lancar, dan anak-anak tidak lagi terlambat ke sekolah hanya karena jalan becek dan sulit dilalui.
Hal yang paling membuat haru adalah keterlibatan semua elemen warga. Perempuan yang biasanya hanya di rumah, kini ikut berdiri di tengah jalan meratakan batu bersama prajurit. Pemuda yang biasanya sibuk dengan gawai, kini ikut mengangkat material. Semua merasa memiliki jalan ini.
“Ini bukan proyek TNI saja, ini proyek kami semua. Kami yang akan lewat, kami yang akan merasakan manfaatnya. Jadi kami harus ikut membantu,” ujar salah satu warga di sela-sela pengerjaan dengan penuh semangat.
Satgas TMMD ke-130 Kodim 0826/Pamekasan sendiri menargetkan jalan ini selesai dan diaspal sebelum program ditutup. Dengan semangat gotong royong seperti ini, target tersebut sangat mungkin tercapai lebih cepat dari jadwal yang telah ditentukan.
Kini, warga Dusun Barat tidak lagi hanya membayangkan jalan mulus. Mereka sudah melihat sendiri batu-batu karang mulai rata, fondasi jalan mulai terbentuk, dan dalam beberapa hari ke depan, aspal hitam akan membentang di atasnya.
Dari jalan rusak yang bertahun-tahun menyulitkan, menjadi jalan mulus yang membuka harapan. Itulah yang diwujudkan TMMD ke-130 di Desa Jarin. Bukan sekadar pembangunan fisik, tapi pembangunan harapan menuju kehidupan yang lebih baik.
Bagi masyarakat Dusun Barat, jalan ini bukan hanya penghubung antartempat. Jalan ini adalah jalan menuju masa depan yang lebih cerah, lebih mudah, dan lebih sejahtera bagi seluruh warga Desa Jarin.
REPORTER : ARIL




