TMMD  

Gotong Royong TNI-Warga Kian Solid, Rumah Jufri di Pademawu Sudah Terbangun Separuh

NEWSCAKRAWALA.ID  – Impian keluarga Jufri untuk memiliki rumah layak huni semakin mendekati kenyataan. Pembangunan rumahnya di Dusun Morsoksok, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, kini telah mencapai 50 persen setelah satu minggu dikerjakan secara gotong royong oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0826/Pamekasan bersama warga, Selasa (20/10/2026).

Rumah milik Jufri tersebut merupakan salah satu sasaran fisik program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dalam TMMD ke-130. Program ini menjadi bukti nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat untuk membantu meningkatkan kesejahteraan warga, terutama bagi mereka yang selama ini tinggal di rumah yang tidak memenuhi standar kelayakan.

Sejak pembukaan TMMD ke-130, puluhan personel Satgas bersama warga Desa Jarin setiap hari bahu-membahu di lokasi pembangunan. Mereka mengerjakan seluruh tahapan pembangunan secara bertahap, mulai dari pembongkaran bagian rumah yang sudah tidak layak, pemasangan fondasi, pendirian dinding batako, pemasangan kusen, hingga persiapan rangka atap.

Hingga Selasa siang, struktur utama rumah sudah berdiri kokoh. Dinding bagian depan dan samping telah terpasang, lantai sudah mulai diratakan, dan material untuk tahap selanjutnya sudah disiapkan di sekitar lokasi. Capaian 50 persen dalam waktu satu minggu ini terbilang cepat, mengingat pengerjaan dilakukan di bawah terik matahari di wilayah Pademawu.

Di tengah kesibukan pembangunan, Jufri selaku pemilik rumah tidak tinggal diam. Ia bersama istri ikut turun langsung ke lokasi, membantu prajurit TNI dan warga. Mulai dari mengangkat material, mengaduk semen, hingga menyiapkan kebutuhan konsumsi bagi para pekerja, semua dilakukan dengan penuh semangat dan rasa syukur.

Terlihat di lokasi, suasana gotong royong begitu kental dan akrab. Canda tawa dan obrolan ringan antara anggota Satgas TMMD dan warga menjadi pemandangan yang menyatu. Tidak ada lagi sekat antara prajurit dan masyarakat. Semua memiliki satu tujuan yang sama, yakni menyelesaikan rumah Jufri tepat waktu.

Semangat kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan. Bukan hanya tenaga yang dikerahkan, tetapi juga rasa memiliki dan kepedulian yang tumbuh di antara warga Desa Jarin.

Bagi Jufri, setiap bagian rumah yang mulai berdiri bukan sekadar hasil pekerjaan fisik. Bangunan itu adalah wujud dari impian panjang yang selama ini ia harapkan bersama istrinya.

“Ini impian saya dan istri. Terima kasih Bapak Kepala Desa Jarin dan Bapak TNI,” ujar Jufri dengan nada haru saat ditemui di sela-sela pembangunan.

Jufri mengaku tidak menyangka rumahnya bisa diperbaiki secepat ini. Selama bertahun-tahun, ia hanya bisa berharap rumahnya dapat diperbaiki. Namun dengan kondisi ekonomi yang terbatas, ia tidak memiliki kemampuan untuk membangun sendiri.

“Kalau tidak ada program TMMD ini, mungkin saya tidak bisa memperbaiki rumah ini. Alhamdulillah, sekarang rumah saya sudah setengah jadi. Terima kasih banyak untuk TNI dan warga yang sudah membantu,” tambah Jufri.

Kehadiran program TMMD ke-130 di Desa Jarin tidak hanya dirasakan oleh keluarga Jufri. Program ini telah membawa perubahan besar bagi masyarakat desa secara keseluruhan. Selain pembangunan Rutilahu, TMMD juga mengerjakan berbagai sasaran fisik lainnya seperti pembangunan jalan, drainase, dan fasilitas umum, serta sasaran non-fisik berupa penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat.

Melalui TMMD ke-130, pembangunan tidak hanya diukur dari berdirinya bangunan semata. Lebih dari itu, program ini menjadi wadah untuk menumbuhkan semangat gotong royong, mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat, serta menghadirkan harapan baru bagi warga Desa Jarin untuk menikmati kehidupan yang lebih layak.

Semangat gotong royong yang terbangun selama TMMD diharapkan dapat terus dilestarikan oleh warga, bahkan setelah program berakhir. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi modal sosial yang sangat berharga untuk membangun desa ke depan.

Dengan progres yang telah mencapai 50 persen dalam waktu satu minggu, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0826/Pamekasan optimistis rumah Jufri dapat diselesaikan tepat waktu sesuai target yang telah ditetapkan. Seluruh sasaran fisik, termasuk rumah Jufri, ditargetkan rampung sebelum penutupan TMMD ke-130.

Jufri pun kini tinggal menunggu hari untuk bisa menempati rumah barunya. Ia berharap rumah yang dibangun bersama TNI dan warga ini nantinya dapat menjadi tempat tinggal yang aman, nyaman, dan layak bagi keluarganya.

 

 

PENULIS : ARIL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *