E-Voting Perdana di Pasaman Barat Dinilai Sukses, Wabup Ihpan: Masyarakat Sudah Siap Berdemokrasi Digital

NEWSCAKRAWALA.ID – Sejarah baru tercipta di Kabupaten Pasaman Barat. Untuk pertama kalinya, Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak digelar menggunakan sistem _electronic voting_ (e-voting). Dan pada hari pelaksanaan, Sabtu (17/10/2026), sistem tersebut terbukti berjalan lancar, aman, dan mendapat apresiasi luas dari masyarakat.

Penerapan teknologi ini menjadi lompatan besar bagi demokrasi tingkat nagari. Jika sebelumnya pemilihan dilakukan secara manual dengan kertas suara, kini pemilih cukup menyentuh layar untuk menentukan pilihannya. Proses yang dulu memakan waktu lama untuk penghitungan, kini bisa dilakukan lebih cepat, akurat, dan transparan.

Untuk memastikan semua berjalan sesuai harapan, Wakil Bupati Pasaman Barat, M. Ihpan, didampingi Sekretaris Daerah Doddy San Ismail, turun langsung memantau sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di dua kecamatan, yakni Luhak Nan Duo dan Kinali. Peninjauan dilakukan sejak pagi hari, didampingi jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

 

Antusiasme Warga Pecah Sejak Pagi

Di setiap TPS yang dikunjungi, suasana tampak hidup. Warga berbondong-bondong datang sejak TPS dibuka. Mulai dari pemilih pemula hingga lansia, semua tampak antusias mencoba sistem baru ini.

Petugas di lapangan juga terlihat sigap mendampingi pemilih yang masih ragu. Bagi pemilih lanjut usia yang belum terbiasa dengan teknologi, petugas dengan sabar menjelaskan langkah-langkah memilih di layar sentuh.

Di Kecamatan Luhak Nan Duo, rombongan menyambangi TPS 01 Nagari Koto Baru dengan 598 pemilih, TPS 03 Nagari Koto Baru dengan 393 pemilih, serta TPS 01 Nagari Sariak yang tercatat memiliki 659 pemilih. Di tiga titik ini, antrean terlihat tertib dan tidak ada penumpukan.

Sementara itu di Kecamatan Kinali, jumlah TPS yang dipantau lebih banyak. Rombongan mengunjungi TPS 08 Nagari Ampek Koto Barat (519 pemilih), TPS 01 Nagari Bancah Kariang (555 pemilih), TPS 05 Nagari IV Koto (728 pemilih), TPS 01 Nagari IV Koto (763 pemilih), TPS 06 Nagari Langgam Sepakat (426 pemilih), hingga TPS 02 Nagari Kinali (396 pemilih).

Dari pantauan, total ribuan pemilih di dua kecamatan tersebut berpartisipasi aktif. Tingginya partisipasi ini menjadi sinyal positif bahwa masyarakat menyambut baik inovasi dalam proses pemilihan.

 

E-Voting Dinilai Lebih Praktis dan Transparan

Wakil Bupati M. Ihpan dalam keterangannya di lokasi mengaku puas dengan pelaksanaan Pilwana berbasis e-voting ini. Menurutnya, masyarakat memberikan respon yang sangat positif, karena sistem ini lebih praktis dan meminimalisir potensi kecurangan.

“Alhamdulillah, dari sejumlah lokasi yang kita tinjau, masyarakat memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Pilwana melalui e-voting. Ini merupakan pola dan sistem baru yang kita terapkan di Kabupaten Pasaman Barat,” ujar Ihpan.

Ia menambahkan, e-voting bukan sekadar mengganti kertas dengan layar, tapi juga mengubah cara masyarakat berdemokrasi menjadi lebih modern. Proses penghitungan suara yang lebih cepat diharapkan dapat mengurangi ketegangan dan spekulasi yang biasanya terjadi pasca pemungutan suara manual.

“Kalau dulu kita harus menunggu berjam-jam untuk rekapitulasi, sekarang sistem langsung menghitung. Ini lebih transparan, lebih cepat, dan masyarakat juga lebih percaya,” tambahnya.

Salah satu hal yang paling disoroti dalam pemantauan ini adalah minimnya kendala teknis. Berdasarkan koordinasi langsung dengan Panitia Pemilihan Wali Nagari (PPWN) dan para saksi di masing-masing nagari, hingga siang hari tidak ada laporan keberatan yang masuk.

“Sejauh pemantauan dan koordinasi yang kita lakukan, belum ada keberatan maupun laporan masalah yang disampaikan. Pelaksanaannya berjalan tertib dan relatif praktis,” kata Ihpan.

Kondisi kondusif ini tidak lepas dari persiapan matang penyelenggara. Sebelum pelaksanaan, panitia telah melakukan sosialisasi dan simulasi e-voting di berbagai nagari. Pengamanan dari aparat keamanan juga turut disiagakan di setiap TPS untuk memastikan situasi tetap aman.

Ihpan menegaskan, keberhasilan e-voting perdana ini harus menjadi pijakan untuk pelaksanaan Pilwana berikutnya. Ia berharap seluruh tahapan, mulai dari pemungutan suara, penghitungan, hingga penetapan hasil akhir, bisa berjalan sukses sampai tuntas.

“Kita berharap seluruh tahapan Pilwana berjalan sukses sampai tuntas. Dukungan semua pihak sangat penting, dan ke depan sistem e-voting ini diharapkan terus disempurnakan untuk meningkatkan kualitas demokrasi di nagari,” tutupnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga suasana kondusif pasca pemungutan suara. Siapapun yang terpilih nanti, menurutnya, adalah pemimpin yang harus didukung bersama untuk membangun nagari.

Dengan suksesnya pelaksanaan e-voting di Luhak Nan Duo dan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat kini menjadi salah satu daerah di Sumatera Barat yang berani melakukan terobosan digital dalam demokrasi tingkat nagari.

 

REPORTRR : JENI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *