Sosial  

Theo Satria Kunjungi Nagari Sinuruik: Pengajian Warga Jadi Momentum Penyerahan Bantuan Kesehatan di Tengah Kabut Asap

NEWSCAKRAWALA.ID — Kegiatan pengajian rutin masyarakat di Kampung Tonang Udang, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, pada Sabtu, 17 Oktober 2026, tidak hanya menjadi agenda keagamaan biasa.

 Pengajian tersebut sekaligus menjadi tempat penyerahan bantuan dan pembagian masker kepada warga yang terdampak kabut asap.

Kegiatan tersebut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Pasaman Barat, Theo Satria. Kehadirannya merupakan bagian dari agenda silaturahmi sekaligus penyerapan aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.

Turut hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Nagari Sinuruik Dasril, anggota Badan Musyawarah (BAMUS) Nagari Sinuruik, tokoh masyarakat setempat, serta Ustad Ramadona yang menyampaikan tausiah kepada jamaah.

Wirid Yasin yang digelar warga Kampung Tonang Udang merupakan kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin dan bergilir di rumah-rumah warga.

Kegiatan ini telah lama menjadi tradisi masyarakat Nagari Sinuruik sebagai sarana ibadah, mempererat silaturahmi, serta membahas berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan sekitar.

Dalam kegiatan tersebut, jamaah yang hadir terdiri dari berbagai lapisan masyarakat, mulai dari orang tua, pemuda, hingga ibu-ibu rumah tangga. Mereka mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib, mulai dari pembacaan Surah Yasin, tausiah, hingga doa bersama.

Theo Satria dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap masyarakat Nagari Sinuruik yang tetap mempertahankan kegiatan wirid yasin sebagai budaya keagamaan di tengah masyarakat. Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki nilai penting dalam membangun kehidupan sosial yang rukun dan harmonis.

Ia mengatakan, wirid yasin tidak hanya berfungsi sebagai sarana ibadah, tetapi juga sebagai ruang komunikasi sosial antara warga dengan pemerintah nagari maupun wakil rakyat. Melalui forum ini, berbagai informasi mengenai program pembangunan, persoalan lingkungan, dan kondisi kesehatan masyarakat dapat disampaikan secara langsung.

Theo juga menyampaikan bahwa sebagai anggota DPRD, dirinya memiliki tanggung jawab untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi, dan menindaklanjuti berbagai permasalahan yang dihadapi warga.

Kunjungan ke nagari, kata dia, merupakan bentuk pelaksanaan fungsi pengawasan dan penyerapan aspirasi yang tidak hanya dilakukan melalui rapat formal di gedung dewan, tetapi juga melalui dialog langsung di lapangan.

“Salah satu persoalan yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah kondisi kabut asap yang belakangan ini menyelimuti wilayah Kabupaten Pasaman Barat, termasuk Kecamatan Talamau. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena berdampak pada kesehatan dan aktivitas masyarakat sehari-hari,”ujarnya.

Theo menjelaskan, berdasarkan informasi dari warga, kabut asap telah dirasakan selama beberapa hari terakhir. Pada pagi dan sore hari, kabut terlihat lebih pekat sehingga jarak pandang berkurang dan udara terasa tidak nyaman untuk dihirup. Kondisi tersebut membuat sebagian warga, terutama anak-anak dan lanjut usia, mulai mengeluhkan gangguan pernapasan ringan.

Ia menegaskan bahwa kualitas udara yang buruk dapat menimbulkan dampak kesehatan, terutama infeksi saluran pernapasan atas, iritasi mata, dan memperparah penyakit pernapasan yang sudah diderita warga. Oleh karena itu, ia meminta warga untuk lebih waspada dan menerapkan langkah pencegahan.

Dalam kesempatan tersebut, Theo Satria secara langsung membagikan masker kepada jamaah wirid dan masyarakat sekitar. Masker dibagikan kepada seluruh peserta pengajian dan warga yang berada di sekitar lokasi kegiatan.

“Ia mengimbau agar masker yang dibagikan benar-benar digunakan saat beraktivitas di luar rumah. Ia menyampaikan bahwa penggunaan masker merupakan langkah sederhana namun efektif untuk mengurangi paparan partikel asap yang masuk ke saluran pernapasan,” pesannya.

Selain penggunaan masker, Theo juga mengingatkan warga untuk mengurangi aktivitas luar ruangan apabila kabut asap semakin menebal. Ia menyarankan agar warga memperbanyak konsumsi air putih, menjaga kebersihan lingkungan, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami keluhan seperti batuk berkepanjangan, sesak napas, atau iritasi mata.

Pembagian masker tersebut disambut antusias oleh warga. Jamaah dan masyarakat yang hadir menyampaikan rasa senang dan terbantu atas perhatian yang diberikan. Mereka menilai bantuan masker sangat bermanfaat di tengah kondisi kabut asap yang belum menunjukkan tanda-tanda akan segera membaik.

Sekretaris Nagari Sinuruik Dasril dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada Theo Satria atas kehadiran dan bantuannya. Ia mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan bentuk nyata kepedulian wakil rakyat terhadap kondisi masyarakat di nagari.

Dasril menyebutkan, masyarakat Kampung Tonang Udang sangat mengapresiasi sikap Theo yang selalu meluangkan waktu untuk hadir dalam kegiatan masyarakat, baik kegiatan keagamaan maupun kegiatan sosial lainnya. Menurutnya, kehadiran anggota DPRD di tengah masyarakat dapat memperkuat hubungan antara pemerintah nagari dan lembaga legislatif.

“Ia berharap, kegiatan silaturahmi seperti ini dapat terus dilanjutkan. Selain untuk menjaga kedekatan antara wakil rakyat dan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi nagari untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan masyarakat kepada DPRD,” ungkapnya.

Kegiatan Wirid Yasin kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Ustad Ramadona. Doa dipanjatkan untuk memohon keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi masyarakat Nagari Sinuruik, serta untuk Kabupaten Pasaman Barat secara umum.

Dalam doa tersebut, jamaah berharap kondisi kabut asap segera mereda sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal dan terhindar dari berbagai penyakit yang disebabkan oleh polusi udara.

Theo Satria sebelum meninggalkan lokasi kegiatan juga menyempatkan diri untuk berbincang dengan warga dan perangkat nagari. Ia mendengarkan berbagai masukan dari warga mengenai kondisi lingkungan, kebutuhan fasilitas kesehatan, serta harapan masyarakat terkait pembangunan di Nagari Sinuruik.

I”a menyatakan akan membawa aspirasi dan masukan dari masyarakat tersebut untuk dibahas dalam tugas dan fungsinya di DPRD Pasaman Barat. Menurutnya, setiap masukan yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat,”pungkasnya.

Kegiatan di Kampung Tonang Udang tersebut menjadi gambaran bahwa kegiatan keagamaan dapat menjadi momentum untuk menyampaikan pesan kesehatan, memperkuat silaturahmi, serta mendekatkan wakil rakyat dengan konstituennya.

 

 

PENULIS : JENI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *