NEWSCAKRAWALA.ID –Ada pemandangan tak biasa di kawasan Pasar Malam Sedangdang, Pamekasan, tepat pada Rabu sore (07/10/2026).
Jika biasanya area tersebut dipenuhi pengunjung umum, sore itu dipenuhi tawa dan sorak gembira dari ratusan anak yatim.
Sebanyak 500 anak yatim di Kabupaten Pamekasan mendapatkan kesempatan istimewa untuk menikmati seluruh wahana permainan di pasar malam secara gratis tanpa dipungut biaya. Kegiatan ini sengaja digelar untuk menghadirkan ruang kebahagiaan bagi mereka.
Pantauan di lokasi, sejak pukul 15.00 WIB, anak-anak yatim dari berbagai desa dan lembaga sudah berdatangan dengan didampingi pendamping. Mereka tampak antusias mengantre di setiap wahana, mulai dari komidi putar, kora-kora, hingga wahana permainan lainnya. Canda tawa dan keceriaan pecah di setiap sudut pasar malam.
Bagi sebagian dari mereka, ini menjadi pengalaman langka. Tidak semua memiliki kesempatan untuk bermain di pasar malam karena keterbatasan ekonomi. Dengan adanya program bermain gratis ini, mereka bisa merasakan kebahagiaan yang sama seperti anak-anak lainnya.
Suasana haru dan bahagia semakin terasa ketika Owner BIP, Bang Ali, hadir langsung di tengah-tengah anak-anak. Ia menyapa, berbincang, dan memastikan semua anak mendapatkan giliran bermain dengan aman dan nyaman.
Kehadiran Bang Ali bukan sekadar seremoni. Ia ingin memastikan bahwa kegiatan ini benar-benar memberikan kebahagiaan dan menjadi kenangan indah bagi anak-anak yatim tersebut. Menurutnya, kebahagiaan anak-anak adalah prioritas utama.
“Yang terpenting adalah bagaimana anak-anak bisa tersenyum dan menikmati kebersamaan. Semoga kegiatan ini membawa kebahagiaan dan menjadi kenangan yang baik bagi mereka,” ujar Bang Ali di sela kegiatan.
Ia menambahkan, kegiatan sosial seperti ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan kepedulian kepada sesama, khususnya kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang lebih.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan para pendamping anak yatim. Mereka menilai aksi berbagi kebahagiaan ini memiliki makna yang jauh lebih besar dari sekadar hiburan. Ini adalah pesan tentang kepedulian, kebersamaan, dan cinta kasih.
Dengan adanya kegiatan tersebut, area pasar malam di Sendang Daja tidak hanya berfungsi sebagai pusat hiburan dan ekonomi rakyat, tetapi juga bertransformasi menjadi ruang sosial yang inklusif, tempat berbagi kebahagiaan, menjalin silaturahmi, dan menumbuhkan empati antar sesama.
Senyum lebar dan tawa lepas ratusan anak yatim sore itu menjadi bukti nyata bahwa kebahagiaan bisa dihadirkan dengan cara sederhana. Sebuah kegiatan yang mungkin terlihat kecil, namun meninggalkan kesan mendalam dan bermakna besar bagi mereka yang merasakannya.
Diharapkan semangat berbagi dan kepedulian seperti yang ditunjukkan Bang Ali dan pengelola pasar malam ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi pihak lain. Sehingga ke depan, semakin banyak anak-anak yatim dan kaum dhuafa di Pamekasan yang dapat merasakan kebahagiaan melalui aksi-aksi sosial di tengah masyarakat.
REPORTER : FIDIA












