Dari Pos Ronda Desa Omben, Riski RMS Juara 1 Open Tournament Domino Piala Panglima TNI 2026

NEWSCAKRAWALA.ID – Kisah inspiratif datang dari pelosok Kabupaten Sampang, Madura. Seorang pemuda desa bernama Riski RMS asal Desa Omben, Kecamatan Omben, sukses mengukir prestasi gemilang di level kabupaten.

Riski secara mengejutkan berhasil keluar sebagai Juara 1 Open Tournament Domino ORADO (101) Piala Panglima TNI yang digelar pada Minggu (27/9/2026) di Sampang. Kemenangan ini menjadi sorotan, karena ia berhasil menumbangkan ratusan pemain senior dan berpengalaman dari berbagai daerah.

Padahal, kemampuan bermain dominonya selama ini hanya ditempa dari kebiasaan mengisi waktu luang bersama warga di pos ronda desa.

Tak Menyangka Juara, Sebut Sebagai Rezeki

Rasa haru dan bangga terpancar jelas dari wajah Riski saat namanya diumumkan sebagai juara pertama. Sebagai pendatang baru di kompetisi resmi, ia sama sekali tidak menyangka bisa berdiri di podium tertinggi, Senin (28/9)

“Yang pertama pastinya sangat bangga dan berbahagia. Saya anggap kemenangan hari ini adalah rezeki dari Yang Maha Kuasa, karena pasalnya kami masih pemula. Jadi sangat bahagia dan senang,” tutur Riski penuh syukur usai pertandingan.

Kemenangan Riski ini sontak menjadi perbincangan hangat dan kebanggaan tersendiri bagi seluruh warga Desa Omben dan Kabupaten Sampang secara umum.

Pesan untuk Pemuda Desa: Domino Kini Cabor Resmi

Lebih dari sekadar kemenangan pribadi, Riski juga menitipkan pesan penting bagi anak-anak muda di kampung halamannya. Ia menegaskan bahwa persepsi domino sebagai permainan tongkrongan pinggir jalan sudah harus diubah.

Menurutnya, domino saat ini telah resmi diakui sebagai salah satu cabang olahraga (cabor) prestasi di Indonesia yang memiliki aturan baku, jenjang pembinaan, dan gengsi tinggi di tingkat nasional.

“Untuk teman-teman yang di kampung atau di desa, teruslah belajar. Domino sudah resmi menjadi salah satu cabor di Indonesia, jadi mari kita ikuti aturan-aturan yang sudah tertera,” tegas Riski.

Tiket Emas Menuju Atlet Profesional

Perjalanan Riski RMS dipastikan tidak akan berhenti di Sampang. Kemenangan di ajang Piala Panglima TNI ini menjadi tiket emas bagi dirinya untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.

Pihak penyelenggara memastikan bahwa peraih Juara 1 dan Juara 2 dalam turnamen ini akan langsung masuk dalam program pembinaan khusus. Mereka akan ditempa dan dicetak menjadi atlet profesional untuk dipersiapkan berlaga di tingkat provinsi hingga nasional.

Prestasi ini juga tidak lepas dari konsistensi latihan yang ia jalani setiap hari di desanya.

“Alhamdulillah kalau latihan termasuk tiap hari, soalnya di desa itu tidak pernah absen kalau ada waktu luang,” ungkapnya.

Dengan adanya pembinaan atlet yang terarah, diharapkan talenta-talenta emas dari pelosok desa seperti Riski RMS akan terus bermunculan dan mampu mengharumkan nama Kabupaten Sampang di kancah olahraga nasional.

 

 

 

PENULIS: SALADIN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *