Lahan 6,5 Hektar Disiapkan, Pemkab Pasbar Matangkan Pembangunan Sekolah Rakyat

NEWSCAKRAWALA.ID —  Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mulai memasuki tahap persiapan teknis pembangunan Sekolah Rakyat Setelah seluruh persyaratan administrasi Readiness Criteria (RC) dipenuhi dan mendapat persetujuan Kementerian, Pemkab Pasbar kini fokus pada pematangan lahan seluas 6,5 hektare di area UPT Benih Dinas Perkebunan dan Peternakan, Selasa (8/9/2026).

Peninjauan langsung dilakukan Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Barat, Doddy San Ismail, bersama Asisten I dan jajaran OPD terkait. Peninjauan bertujuan memastikan kesiapan lokasi sebelum pembangunan dimulai.

Sekda Doddy San Ismail menyampaikan, secara administrasi Pasaman Barat telah dinyatakan layak untuk pembangunan Sekolah Rakyat.

“Secara administrasi, Pemkab Pasaman Barat telah memenuhi seluruh syaratvReadiness Criteria dan telah disetujui kementerian. Hari ini kita lakukan persiapan teknis berupa pematangan lahan atau land clearing,” ujarnya di lokasi.

Ia berharap seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai target.

 “Mudah-mudahan tahun ini satuan kerja Kementerian PUPR dapat segera melaksanakan tender dan memulai pekerjaan pembangunan Sekolah Rakyat,” tambahnya.

Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah pusat berupa sekolah berasrama atau boarding school. Program ini dikhususkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Menurut Doddy, keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan mampu memperluas akses pendidikan berkualitas di Pasaman Barat.

“Sekolah ini nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat Pasaman Barat yang memenuhi syarat. Pendidikan akan tersedia mulai jenjang SD, SMP hingga SMA,” tegasnya.

Konsep Sekolah Rakyat dirancang tidak hanya untuk mencerdaskan anak bangsa, tetapi juga sebagai upaya memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Dengan selesainya tahap administrasi dan dimulainya persiapan teknis di lapangan, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat optimis pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera direalisasikan sesuai tahapan yang ditetapkan.

 

 

Penulis: Jeni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *