Dinilai Lebih Fleksibel, Hotman Paris Minta Presiden Prabowo Ubah Program MBG Menjadi Uang Tunai untuk Orang Tua Siswa Se-Indonesia

Foto: Pengacara Hotman Paris Hutapea saat menyampaikan usulan agar Presiden Prabowo Subianto mengganti Program Makan Bergizi Gratis dengan bantuan uang tunai langsung kepada orang tua siswa. Unggahan tersebut menjadi sorotan publik di media sosial. Sumber: @hotmanparis,Jumat 26 Juni 2026.

NEWSCAKRAWALA.ID – Wacana evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menghangat. Kali ini datang dari pengacara sekaligus figur publik Hotman Paris Hutapea.

Ia mendorong Presiden Prabowo Subianto mengkaji ulang skema MBG dan menggantinya dengan transfer uang tunai langsung ke orang tua siswa, Jumat 26 Juni 2026.

Ajakan itu disampaikan Hotman Paris lewat unggahan di media sosial yang viral beberapa hari terakhir.

Dalam pesannya, ia menyebut skema baru sebagai “PGA”, singkatan dari “uang dibagi kepada orangtua”.

Hotman Paris berargumen, dana tunai memberi keleluasaan bagi keluarga. Orang tua bisa menyesuaikan menu dengan kondisi kesehatan anak, kebiasaan makan, hingga daya beli masing-masing rumah tangga.

“Kalau uangnya langsung ke orang tua, distribusinya lebih sederhana. Risiko bocor, telat kirim makanan, atau menu yang tidak cocok bisa ditekan,” jelasnya.

Ia juga menyebut mekanisme tunai berpotensi menekan biaya operasional dan logistik yang selama ini melekat pada program bantuan berbentuk barang.

Gagasan itu langsung memecah opini. Kelompok yang pro menilai uang tunai lebih praktis. Dana dapat dipakai tidak hanya untuk makan, tetapi juga kebutuhan sekolah lain yang mendesak.

Sementara itu, kubu kontra mengingatkan tujuan utama MBG. Program makanan gratis dirancang untuk memastikan setiap anak mendapat asupan bergizi sesuai standar, tanpa tergantung keputusan orang tua di lapangan.

Sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari Istana Kepresidenan maupun kementerian pelaksana MBG terkait usulan tersebut.

Publik masih menunggu sikap pemerintah. Apakah skema MBG akan tetap dipertahankan, disempurnakan, atau dibuka ruang uji coba alternatif seperti yang disarankan Hotman Paris. (Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *