Buntut Mogok Dokter Spesialis, Pemda Pasbar Siapkan Perbup Insentif Buat RSUD Jambak

Foto :Sekda Pasbar Dodi San Ismail: Pemerintah Daerah Pasaman Barat komitmen siapkan Perbup insentif dokter spesialis RSUD Jambak. Tujuannya tingkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat, Jumat 5 Juni 2026.

NEWSCAKRAWALA.ID – Mogok kerjanya dokter spesialis RSUD Pasaman Barat di Jambak beberapa hari lalu jadi alarm. Dan pelayanan kesehatan bisa lumpuh kalau SDM-nya nggak sejahtera, Pemda Pasaman Barat langsung bergerak.

Sekda Pasbar Doddy San Ismail memastikan Pemda sedang menyiapkan Peraturan Bupati sebagai payung hukum. Tujuannya jelas: atur insentif buat dokter spesialis agar mau bertahan dan melayani lebih optimal di RSUD Jambak, Jumat 5 Juni 2026.

“Saat ini kami masih proses menyiapkan regulasi Perbup-nya. Harus ada dasar hukum dulu, baru pemerintah daerah bisa bikin format baru untuk meningkatkan kualitas layanan di RSUD Jambak,” jelas Doddy San Ismail di Simpang Empat.

Soal nominal insentif, Sekda belum bisa sebut angka pasti. Katanya, nggak bisa buru-buru. Pemda harus hitung matang kondisi keuangan daerah ke depan. Jangan sampai program jalan, tapi anggaran vital lain terganggu.

“Besaran insentif akan disesuaikan dengan realitas anggaran. Kami analisis dulu prognosis keuangan daerah. Tujuannya biar program ini berkelanjutan, nggak bikin jebol pos anggaran lain,” terangnya.

Perbup ini ditarget segera terbit. Harapannya, kesejahteraan dokter spesialis di Pasbar makin terjamin. Sekaligus Pemda punya kepastian hukum saat merealisasikan anggarannya nanti.

Langkah ini jadi bukti Pemda Pasbar serius benahi RSUD Jambak. Setelah ada insentif, PR selanjutnya: pastikan masyarakat Pasbar dapat layanan kesehatan yang lebih cepat, ramah, dan berkualitas.

 

 

Reporter : Jeni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *