NEWSCAKRAWALA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD dalam rangka mematangkan arah pembangunan tahun 2027.
Kegiatan Musrenbang berlangsung di ruang RPJPD Bapelitbang. kabupaten Berau pada Selasa 7 April 2026.
Forum ini menjadi titik awal penajaman program prioritas di tengah tekanan ekonomi dan tuntutan pelayanan publik yang semakin adaptif.
Musrenbang yang digelar ini tidak sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi ruang konsolidasi antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk memastikan program yang disusun benar-benar berbasis kebutuhan masyarakat.
Seluruh masukan yang dihimpun dalam Musrenbang inj akan menjadi dasar penyusunan RKPD 2027.
Dan pihak pemerintah daerah menegaskan arah pembangunan akan difokuskan pada tata kelola pemerintahan yang kolaboratif dan inovatif berbasis digital.
Digitalisasi dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan efisiensi, transparansi, sekaligus kualitas layanan publik.
Sejumlah sektor strategis menjadi perhatian. Penanganan stunting tetap menjadi prioritas melalui pendekatan lintas sektor yang terintegrasi. Di sisi lain, penguatan ekonomi daerah didorong lewat pemberdayaan UMKM dan peningkatan investasi yang lebih terarah.
Pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, drainase, dan penyediaan air bersih juga masuk dalam agenda utama, seiring dengan upaya pemerataan pembangunan antarwilayah. Pemerintah juga menekankan peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.
Selain itu, potensi pariwisata dan ekonomi lokal akan terus dikembangkan untuk memperluas sumber pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif.
Sementara itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengingatkan seluruh perangkat daerah agar lebih selektif dalam menyusun program. Ia menegaskan pentingnya perencanaan yang berbasis kebutuhan riil, bukan sekadar penganggaran rutin.
“Jangan hanya mengeluarkan anggaran tanpa dasar kebutuhan yang jelas. Pastikan setiap program benar-benar menjadi prioritas dan tepat sasaran,” tegasnya.
Ia juga menekankan disiplin anggaran dengan penyusunan program yang rasional dan terukur, serta dilengkapi pagu indikatif yang jelas. Hal ini dinilai penting untuk menjaga efektivitas penggunaan anggaran di tengah keterbatasan fiskal.
“Menurutnya, sinergi antara eksekutif dan legislatif harus terus diperkuat agar kebijakan pembangunan tetap konsisten dan berkelanjutan,” kata Sri Bupati Berau.
Di tengah dinamika ekonomi global yang berdampak pada keuangan daerah, Pemkab Berau tetap optimistis. Berbagai potensi daerah akan terus digali sebagai upaya menjaga pertumbuhan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Reporter : SW












