Bontang – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, dalam sambutan penutupan OPERDA Cup 1 Tahun 2025 di Stadion Bessai Berinta, Minggu (26/10/2025). Di tengah kemeriahan laga final yang mempertemukan Tim DKUMPP dan Tim Kecamatan, atmosfer penuh sportivitas menjadi penutup manis bagi ajang ini.
Dalam pertandingan final, DKUMPP tampil dominan dengan kemenangan telak 5-0 atas Tim Kecamatan. Namun, bagi Wali Kota yang akrab disapa Bunda Neni, lebih dari skor akhir, nilai utama dari turnamen ini adalah kebersamaan dan kontribusi terhadap kesehatan jasmani pegawai.
“Bola itu masih bulat, 2-0 bisa berubah. Tapi yang penting bukan soal menang atau kalah, melainkan tubuh yang sehat dan semangat kebersamaan,” ujar Bunda Neni saat berbicara di tengah jeda babak pertama.
OPERDA Cup digelar sebagai rangkaian perayaan HUT ke-26 Kota Bontang, diikuti berbagai perangkat daerah. Bunda Neni menyebut turnamen ini sebagai bagian dari transformasi sosial yang tengah digalakkan Pemkot Bontang, untuk menciptakan sumber daya manusia unggul melalui pola hidup sehat dan aktif.
Tak hanya soal sepak bola, Wali Kota juga memanfaatkan momen tersebut untuk menggaungkan kembali Gerakan GESIT (Gerakan Sampahku Itu Tanggung Jawabku), mengajak masyarakat untuk peduli lingkungan, terutama dalam menjaga kebersihan stadion dan ruang publik.
“Kalau kotanya bersih, insyaallah rezekinya banyak. Mari kita mulai dari hal sederhana, yakni bertanggung jawab atas sampah kita sendiri,” tegasnya.
Dalam sambutannya, Wali Kota juga menyampaikan perkembangan positif ekonomi Bontang, khususnya sektor non-migas yang tumbuh hingga 9,8%. Untuk mendukung UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan, Pemkot berencana meluncurkan program rutin seperti Culture Night dan Coffee Night setiap bulan, melengkapi inisiatif seperti Wartekin dan pasar murah.
Turnamen resmi ditutup dengan penyerahan medali dan trofi bagi para pemenang. Tim DKUMPP keluar sebagai Juara 1, disusul Tim Kecamatan sebagai Juara 2, sementara SETDA dan Damkar berbagi Juara 3 Bersama. Gelar Top Skor diraih oleh Zulfikar (Damkar) dengan 15 gol, dan Pemain Terbaik diraih Fadli (DKUMPP).
OPERDA Cup 1 menjadi bukti bahwa olahraga tak hanya membangun fisik, tetapi juga memperkuat solidaritas antar instansi dan memperkokoh semangat pembangunan Kota Bontang yang sehat, bersih, dan berdaya. (ADV).












